Senin, 02 November 2015

tidak hampa, hanya kecewa

kita tak perlu menjadi bintang, kita tak perlu menjadi bulan, karena malam menjadi akhir kita...


tidak hampa, hanya kecewa. kenapa? jangan bersedih, itu konsekuensi yang ada
jangan menyesali apa yang ada, apa yang sudah terjadi.
untuk apa? tak tau untuk apa?
kenapa kita berjalan bersama? tak tau, kenapa kita menghabiskan waktu bersama? tak tau juga

aku bukan yang kau mau, aku bukan wanita yang kau harapkan, kau hanya jatuh cinta pada awal saja.
liat tampak luar, tampak cover yang ada.
kenapa? entahlah.

akhirnya malam sudah tiba, malam yang kau nantikan sejak awal mula.
malam yang menjawab akhir kita, ya... di malam itu.
kau memutuskan untuk menyelesaikan tugasmu menjaga aku, membahagiakanku.
malam yang kita ciptakan...

tidak hampa, hanya kecewa
lonceng bertingkah sebagaimana mestinya, berat malam yang kulewati.. sendiri..
lonceng mambangunkan tanpa membagi asmara, yang dulu.. hilang.

kita tidak sejalan? iyakah?
kamu kah yang tidak mengerti?
atau aku kah yang keterlaluan?
tak tau,

dan pagi tak kan terisi lagi, tak akan terisi lagi..

tidurlah.. malam masih terlalu malam
tidurlah.. pagi masih terlalu pagi

semua akan berjalan seperti sebelum kau datang dihidupku,
tidak hampa.. hanya kecewa

tidurlah malam masih terlalu malam, tidurlah pagi masih terlalu pagi..

disaat terbangun maka pagi akan terasa sedikit berbeda, siang yang berbeda,
senja yang tidak seperti biasanya, dan malam yang akan mengakhiri semua.

malam yang mejadi tanda akhir kita.
tidak hampa, hanya kecewa

veve~

Sabtu, 20 Juni 2015

Munafik?


  Kalo lo belom bisa mengatasi masalah hidup lo, kenapa lo malah mengatasi masalah hidup orang lain??
 

Kadang gue heran deh sama manusia manusia jenis itu, mereka ga pernah sadar akan kekurangannya. Mereka merasa selalu sempurna. Mereka bisa menasehati orang lain dengan kata kata yang bijak, tapi mereka aja ga bisa mengatasi masalah yang sama. Pantes kah mereka menasehati mereka yang lain kalo mereka sendiri tidak mampu mengatasi masalah yang sama di kehidupan mereka?


Kocak si kata gue, itu ga konsisten. Hidup mereka ga konsisten. Menurut gue si mereka itu munafik. Mereka dengan semangat 45, mati matian menasehati orang dengan kata kata bijak sedangkan dengan kehidupan mereka sendiri?? Bagaimana?
Patut di pertanyakan ga si? Mereka aja ga bisa mengatasi masalah yang sama di kehidupan mereka, tapi mereka menasehati kita.  apa kita, kami, mereka, apa gue harus percaya dan menyetujui nasehat mereka?
Gue rasa si ga pas ya. Seharusnya mereka mampu dulu untuk mengatasi masalah yang sama, nah baru bisa menasehati orang lain. Kalo mereka nasehatiin orang lain tapi mereka sendiri aja belom bener, lah gimana itu?? Makin tersesat dong?? Sama aja kaya orang tuli menuntun orang buta.


Apa ga malah keliatan munafik banget??
Ya cukup angguk angguk sama geleng geleng aja deh kalo ketemu sama manusia yang jenisnya kaya gitu.
Kaya nya si mereka ga akan pernah sadar tentang itu, jadi apa boleh buat, kita aja yang harus nanggepin angguk angguk sama geleng geleng aja. So selama kita ga ngurusin hidup mereka, jadi mereka juga seharusnya ga berhak dong ngurusin hidup kita, kan kita udah punya kehidupan masing masing, kenapa masih harus ngeribetin diri buat ngurusin hidup orang lain.


Lain ceritanya kalo orang itu emang suka cari masalah atau cari cari perhatian dengan cara ngurusin masalah orang lain, masalah yang sama pula dengan masalah mereka dan ternyata mereka ga bisa atasi masalah itu. 


Catatan pendek untuk bocah perempuan yang baru 17 tahun, camkan ya adek ku yang sedang.. emm?... katanya si belajar dewasa. buka mata lo lebih lebar, buka telinga lo lebih lebar lagi, liat dan dengerin semua yang ada di sekitar lo. Dan itu buat pelajaran. Jangan asal nasehati orang yang lebih tua dari lo tapi ternyata lo aja masih ada di jalan yang sama dan malah lebih mengenaskan. Belajar bersyukur dan belajar jangan mencampuri urusan orang lain. Urusan orang lain itu bukan es campur yang bisa dicampurin seenak jidat 

Kamis, 11 Juni 2015

PAYUNG TEDUH




Terang masih saja milik malam, bahkan malam yang terlalu terang, sanggup menjadi terik.
Dan matahari masih sedih, bersandar dibelakang, mungkin ia belum lelah menanti kedatangan cinta.
Atau ia sudah bosan menanti kedatangan apapun? atau teriknya  sudah tidak membangunkan kita lagi? bukankah kita sudah berjanji semua sudah selesai, ketika ada kita?

Dan matahari masih sedih, bersandar dibelakang, Mungkin ia belum lelah menanti kedatangan cinta. Atau ia sudah bosan menanti apapun? Atau teriknya sudah tidak membangunkan kita lagi? Bukankah kita sudah berjanji semua sudah selesai ketika ada kita?
Tak terasa gelap pun jatuh, diujung malam menuju pagi yang dingin. Hanya ada sedikit bintang  malam ini mugkin karna kau sedang cantik cantiknya??

Lalu mataku merasa malu, semakin dalam ia melukain ini. Kadang juga ia takut, tak kala harus berpapasan ditengah pelariannya. Dimalam hari menuju pagi, sedikit cemas banyak rindunya.
Harum mewangi taman menusuk hingga ke dalam sukma, dan menjadi tumpuan, rindu, cinta bersama. Di sore itu menuju senja

Bersama, hatinya berduka. Menusuk pilu mengaya luka itu di antara luka senyum dan menapaki jejak kenangan di sore yang gelap di tutupi awan, bersama sedangku punya cerita yang kian merambah di dinding penantian ada yang mati saat itu dalam terang bulan yang tak terobati.
Baru saja ku beranjak beberapa saat sebelum itu, ada yang mati menunggu sore, menuju senja bersama.
Harum mewangi taman menusuk hingga ke dalam sukma. Dan menjadi tumpuan, rindu, cinta bersama. Disore itu menuju senja

Ada yang tak sempat tergambarkan, oleh kata ketika kita berdua. Hanya aku yang bisa bertanya, mungkinkah kau tau jawabnya? Malam jadi saksinya kita berdua di antara kata yang tak terucap, berharap waktu membawa keberanian untuk datang membawa jawaban.
Malam jadi saksinya kita berdua diantara kata yang tak terucap, berharap
Mungkinkah kita ada kesempatan, ucapkan janji, takkan berpisah selamanya?? Waktu membawa keberanian untuk datang membawa jawaban??

Tak ada sore dan udara menjadi segar, taka da gelap lalu mata enggan menatap. Tak ada bintang mati butiran pasir terbang kelangit, taka da fajar, hanya remang malam semua tlah hilang terserap matahari.
Harum mawar membunuh bulan rahasia tetap diam tak terucap, untuk itu semua aku mencarimu. Berikan tanganmu jabat jemariku, yang kau tinggalkan hanya harum tubuhmu berikan suaramu balas kemua bisikanku memanggil namamu!

Atau kau ingin aku, berteriak sekencang kencangnya, agar seluruh ruangan ini bergetar oleh suaraku?
Ini rahasiaku, tak ada gelap sejak jauh darimu, tak ada terang yang seterang senyummu, tak ada lagi bintang di mataku ketika bayanganmu menjauh membentang, kau buat  rindu diharapku melayang layang, kamu pernah menjadi senja menenggelamkan semua, kini yang tersisa hanya aroma tawar. Yang tersisa hanya harum aroma tawar, lalu aku mencari  suaramu, ku obrak abrik namamu,aku mencari wujudmu, aku mencarimu, terus mencarimu, dan terus mencarimu. 

Aku ingin berjalan bersamamu dalam ujan dan malam gelap. Tapi aku tak bisa melihat matamu. Aku ingin berdua denganmu diantara daun gugur, aku ingin berdua denganmu, tapi aku hanya  melihat keresahanmu.
Aku menunggu dengan sabar, di atas sini, melayang layang. Tergoyang angin menantikan tubuh itu. Aku ingin berdua denganmu diantara daun gugur, aku ingin berdua denganmu, tapi aku hanya melihat keresahanmu.





Pertahankan? Dipertahankan?

 

                Kata kata yang memiliki kata dasar yang sama “tahan”, tapi arti mereka berdeda ketika di beri imbuhan.  Pertahankan atau dipertahankan? Entahlah.

 

Namun bila dua orang yang awalnya mengikat janji dan memutuskan berjalan bersama sama ditengah jalan salah satu dari mereka berubah pikiran dan memutuskan untuk berjalan sendiri, apa lagi yang harus dipertahankan?? 

 

Malam pun masih terlalu terang. bahkan bisa menjadi terik. Dia terluka, hatinya terluka. Terbentur dinding.

Matahari masih saja sedih, bersandar di balik awan. Dia tetap terluka, lukanya dalam sedalam samudra.

Samudra yang menganga meninggalkan lubang yang dalam.

Malam sunyi dia selalu memimpikan sang pujaan hati, namun entah bagaimana sang pujaan hati?? Dia berusaha memberikan yang terbaik bagi sang pujaan hati. Namun mengapa dia tetap tidak bisa sentuh hati sang pujaan hati??

 

Tak bisakan sedikit dan sebentar saja sang pujaan hati menoleh dan melihat dia? Tak sadarkah sang pujaan hati sedang dicintai dia sebegitunya?

Mereka tak semestinya berpijak diantara lagu yang tak bernada. Mungkin mereka tidak siap. Mereka pernah mencoba berjuang, berjuang terlepas dari kehampaan.  Kehampaan hati,  mereka adalah sisa sisa keikhlasan yang tak diikhlaskan. Tertiup tak terarah oleh angina malam. Dan mereka berharap akan dipertemukan di pertemuan yang abadi.

 

Sang dia pun mulai berfikir. Ternyata sang pujaan hati tak pantas untuk dipertahankan, taka ada lagi yang bisa dipertahankan. Musnah, hancur lebur harapan yang terlanjur dia percaya.

Dan sang dia pun masih saja tetap terluka, terluka hatinya, hatinya yang terlanjur diberikan kepada sang pujaan hati.

Rabu, 06 Mei 2015

Katanya si gagal bersembunyi

2 mei 2015

Hari ini adalah hari terakir gue ketemu sama lo, sedih si tapi lega juga karna hari ini yang gue tunggu tunggu. dimana gue bisa membongkar semua topeng gue yang selama ini menyiksa. menutup nutupin perasaan yang selama ini gue rasa. terus menerus menjadi wanita bodohmu selama 3 tahun. dan hari ini gue berniat mengungkapkan semuanya ke lo. yang dulu gue cuma berani bercicit cuit di media sosial dengan harapan lo bakal peka. tapi kenyataannya lo ga peka sama sekali hahaha :") , yang dulu gue mengandalkan semua koneksi gue buat cari tau tentang lo. gue tertarik sama lo, ada yang beda aja sama lo. menurut gue lo aneh tapi menarik. dimana dulu setiap pagi  gue selalu nunggu lo dateng ke sekolah, gue cuma bisa liatin lo dari jauh doang. dan setiap pagi itu pula gue selalu ucapin selamat pagi ke lo, ya walaupun cuma gue yang bisa dengar ucapan selamat pagi itu. setiap deket lo gue gugup. ah sulit, jatuh cinta sangat sulit. seandainya lo ngerti dan paham. seandainya lo tau sedang dicintai sebegitunya, sayangnya lo gatau atau apa malah lo ga mau tau??
dan sekarang gue udah mengumpulkan setitik keberanian yang gue tumpuk biar jadi gumpalan keberanian buat ngaku sama lo. gue sayang sama lo, itu kata kata yang akan gue keluarkan dari mulut gue di waktu terakir kita ketemu.maaf, gue belom bisa berhenti sayang sama lo.  bahagia itu sederhana, gue liat lo tersenyum aja udah buat gue tenang apa lagi ngeliat lo sampe ketawa lepas. ya walau cuma gue yang tau dan ngerasain kebahagiaan itu. gue mau berbagi kebahagiaan dengan lo, tapi lo?? entahlah.
cinta gue belom bisa kemana mana, sayang gue masih nyangkut di lo.
hey tuan, apa kabar mu di sana? tiba tiba teringat cerita yang pernah kita upayakan, aku pikir aku berhasil melupakanmu. berani beraninya kenangan itu datang dan tersenyum. meskipun jalan kita tak bertemu tapi tetap indah bagiku, semoga juga bagimu tuan.
kau tau aku merelakanmu, aku cuma rindu, cuma rindu. takkan mencoba tuk merebutmu, aku cuma rindu, aku cuma rindu.
itu saja :)

gagal, kali ini gagal bersembunyi dibalik kata kata bijak yang selalu membuat aku terliat tangguh. padahal hancur lebur harapan yang terlanjur kupercaya. 
meskipun jalan kita tak bertemu tapi tetap indah bagiku, semoga juga bagimu tuan.
kau tau aku merelakanmu, aku cuma rindu, aku cuma rindu. takkan mencoba tuk merebutmu, aku cuma rindu, cuma rindu.
itu saja :)
dan senyum itu masih menenangkan 
aku cuma rindu, itu saja, itu saja :)



Kamis, 09 April 2015

Rasa aneh apa ini?

pertama bertemu terasa biasa saja, tak ada sesuatu yang aneh, pertemuan kita yang pertama tak menimbulkan kesan apa-apa. kau tampak begitu cuek, aku pun begitu. tak ada rasa aneh. sungguh! tak ada rasa yang aneh.

lama, kita sering bertemu, berpapasan. aku mulai penasaran. siapa kamu? kenapa kau selalu tertanggap di pandanganku? ada apa? dan secara tiba-tiba ada rasa aneh yang muncul begitu saja. apa??

aku coba mendekatkan diri, mencari tau siapa dirimu. mencari tau rasa aneh apa ini. apa aku jatuh cinta? ah.. kurasa tidak! mungkin ini hanya rasa aneh yang melintas. dan kufikir rasa aneh ini akan hilang dengan sendirinya. tanpa kau ketahui.

semakin lama, kenapa rasa aneh ini tidak kunjung hilang? aku masih ragu dengan rasa aneh ini. hey tuan! bantu aku mengartikan rasa ini. rasa aneh ini! ini kan cinta? mungkinkah? hmm mungkin saja, karena setiap sosokmu tertangkap di mataku, jantung ini selalu berdegup lebih kencang, lebih menggebu dan seakan memburu, selalu cepat. 

aku coba memberi signal. ini lucu, terdengar aneh. namun signal itu tak kau tanggap sedikit pun. aku coba beri tanda yang lain , mungkin saja kau sadar, tapi seakan tanda itu menguap begitu saja tak berbekas. ayolah tuan!! 

ini rasa aneh yang tertuju padamu. jelaskan padaku!! kalau bukan cinta, rasa aneh apa ini?


Rabu, 08 April 2015

Buat lo yang selalu ada di ruang abu-abu gue


Halo? Masih aja ada di situ? Kenapa?  lo ga capek?? Hampir 2 tahun lo ada disini, ya disini! Di ruang abu-abu gue. Mungkin ini ga adil. Jelas, ga adil banget buat gue. Kenapa? Gue juga ga ngerti kenapa. Dan kenapa juga udah hampir 2 tahun ini Cuma lo yang ada di ruang abu-abu gue?? Ini terdengar lucu tuan. lo yang selalu diam, selalu tak pernah ada tanggapan masih saja bertahan disini, di sisi lain hati gue. Segala cara gue lakuin buat ngilangin lo dari benak gue, dari ruang abu-abu gue terutama dari hati gue. Semua usaha buat nyadarin lo udah hilang, atau malah udah musnah ga tersisa. Putus asa, itu yang gue rasain saat liat lo. Gue berharap ga pernah liat lo lagi untuk janga waktu yang lama.  
Ingat, disaat gue berusaha mendapatkan sesutau dari lo? Semua usaha, semua tanda yang gue kasih ga terlalu ngefek di lo. Astaga!! Kenapa ga ada abisnya si kalo ngomongin tentang lo!! Gue kesel ! tapi ga tau harus lampiasin kekesalan gue ke siapa. Gue marah! Tapi seharusnya gue ga berhak buat marah. Gue ga bisa paksa lo buat suka apalagi sayang sama gue. gue…
Gue Cuma pengen lo tau kalo di sini ada orang yang sayang sama lo, sebegitunya sayang sama lo. itu bukan pertanyaan tapi pernyataan yang harus lo tau. Apa lo tau? Atau belum tau sama sekali atau yang paling parah lo tau  tapi lo berusaha ga mau tau tentang perasaan gue?? mungkin lo tipikal orang yang suka dikejar, tapi apa lo tau rasa lelah mengejar??? Dan gue takut, karna lo keasikan merasa dikejar lo ga sadar kalo gue udah jauh ketinggalan di belakang dan berhenti buat ngejar lo. Semua bakal ada waktunya.
Kaki gue udah ga sanggup buat ikutin langkah lo, kaki gue udah ngeluh dan minta istirahat, membiarkan lo pergi lebih jauh dan bener-bener ninggalin gue di belakang, tapi hati gue ga mau nyerah, hati gue tetep kekeh mau ikutin lo. sinkronkah? Tidak! raga memilih untuk pergi tapi hati engga. Gue rasa gue adalah cewek bodoh yang terus menerus berusaha untuk lo. Gue rasa gue adalah cewek bodoh yang terus menerus berharap gue bakal ada di sisi hati lo yang lain. Ekspentasi yang gue miliki berbeda jauh sama relitanya. Angan angan yang gue bangun sangat sangat berbeda dengan realitanya.
Seharusnya lo ga pantes buat dapet rasa sayang sebegitunya tuan! Karna lo ga berusaha menghargai apa yang orang lain kasih dan siapkan buat lo. Lelah selalu ada di belakang lo.lelah ngeliat lo yang selalu ada di ruang abu-abu gue.  

tertanda pemilik ruang abu-abu