teruntuk kekasih-ku
tubuhku sudah menemukan tempat yang nyaman untuk bersandar dan berbagi hangat, yaitu di pelukanmu.
rindu,
adalah salah satu hal yang dapat memperlambat waktu
aku benci bila waktuku melambat karna merindukanmu
aku benci bila harus di perbudak oleh rindu
aku tau, keadaan yang telah membuat kita jarang bertemu
keadaan yang telah menghadirkan ruang hampa di dada,
bahkan dalam pesta pun aku merasa sepi karna ini.
aku mencari cari kamu dalam gelap, dalam bagian terkecil memori di otakku
air mata kadang menjadi hujan yang kusmbunyikan
air mata kadang menjadi hujan yang kusmbunyikan
aku belajar manyabarkan hati, bahwa perasaan lelah ini tidak akan sia sia
bahwa segala rindu akan menemukan bahagia pada waktunya
namun tetap saja setiap hujan turun, atau senja datang kamu adalah alasan kenapa aku tidak bisa menahan perasaan.
rasa sesak karna rindu kadang tidak bisa dikendalikan, meronta, membabibuta
namun percayalah, kelak di hujan atau senja berikutnya yang tidak lagi sepi, kamu adalah orang yang kupeluk erat tanpa membiarkan rindu yang pilu itu datang untuk menguasai perasaan ini lagi. dan bila saat itu tiba, aku berharap waktu menjadi lambat bersama kita, agar aku bisa berlama lama memandang wajahmu dan berbagi hangat denganmu.
namun percayalah, kelak di hujan atau senja berikutnya yang tidak lagi sepi, kamu adalah orang yang kupeluk erat tanpa membiarkan rindu yang pilu itu datang untuk menguasai perasaan ini lagi. dan bila saat itu tiba, aku berharap waktu menjadi lambat bersama kita, agar aku bisa berlama lama memandang wajahmu dan berbagi hangat denganmu.
semoga semua yang kita hadapi, yang kita jalani, seberat apapun usaha manjaga hati, tidak hanya menjadi lelah yang sia sia.
diwaktu yang panjang tanpa kamu, disini aku sedang berusaha mamantaskan diri untuk kamu.
aku sayang kamu
tertanda,
kekasih-mu