Rabu, 06 Mei 2015

Katanya si gagal bersembunyi

2 mei 2015

Hari ini adalah hari terakir gue ketemu sama lo, sedih si tapi lega juga karna hari ini yang gue tunggu tunggu. dimana gue bisa membongkar semua topeng gue yang selama ini menyiksa. menutup nutupin perasaan yang selama ini gue rasa. terus menerus menjadi wanita bodohmu selama 3 tahun. dan hari ini gue berniat mengungkapkan semuanya ke lo. yang dulu gue cuma berani bercicit cuit di media sosial dengan harapan lo bakal peka. tapi kenyataannya lo ga peka sama sekali hahaha :") , yang dulu gue mengandalkan semua koneksi gue buat cari tau tentang lo. gue tertarik sama lo, ada yang beda aja sama lo. menurut gue lo aneh tapi menarik. dimana dulu setiap pagi  gue selalu nunggu lo dateng ke sekolah, gue cuma bisa liatin lo dari jauh doang. dan setiap pagi itu pula gue selalu ucapin selamat pagi ke lo, ya walaupun cuma gue yang bisa dengar ucapan selamat pagi itu. setiap deket lo gue gugup. ah sulit, jatuh cinta sangat sulit. seandainya lo ngerti dan paham. seandainya lo tau sedang dicintai sebegitunya, sayangnya lo gatau atau apa malah lo ga mau tau??
dan sekarang gue udah mengumpulkan setitik keberanian yang gue tumpuk biar jadi gumpalan keberanian buat ngaku sama lo. gue sayang sama lo, itu kata kata yang akan gue keluarkan dari mulut gue di waktu terakir kita ketemu.maaf, gue belom bisa berhenti sayang sama lo.  bahagia itu sederhana, gue liat lo tersenyum aja udah buat gue tenang apa lagi ngeliat lo sampe ketawa lepas. ya walau cuma gue yang tau dan ngerasain kebahagiaan itu. gue mau berbagi kebahagiaan dengan lo, tapi lo?? entahlah.
cinta gue belom bisa kemana mana, sayang gue masih nyangkut di lo.
hey tuan, apa kabar mu di sana? tiba tiba teringat cerita yang pernah kita upayakan, aku pikir aku berhasil melupakanmu. berani beraninya kenangan itu datang dan tersenyum. meskipun jalan kita tak bertemu tapi tetap indah bagiku, semoga juga bagimu tuan.
kau tau aku merelakanmu, aku cuma rindu, cuma rindu. takkan mencoba tuk merebutmu, aku cuma rindu, aku cuma rindu.
itu saja :)

gagal, kali ini gagal bersembunyi dibalik kata kata bijak yang selalu membuat aku terliat tangguh. padahal hancur lebur harapan yang terlanjur kupercaya. 
meskipun jalan kita tak bertemu tapi tetap indah bagiku, semoga juga bagimu tuan.
kau tau aku merelakanmu, aku cuma rindu, aku cuma rindu. takkan mencoba tuk merebutmu, aku cuma rindu, cuma rindu.
itu saja :)
dan senyum itu masih menenangkan 
aku cuma rindu, itu saja, itu saja :)



Kamis, 09 April 2015

Rasa aneh apa ini?

pertama bertemu terasa biasa saja, tak ada sesuatu yang aneh, pertemuan kita yang pertama tak menimbulkan kesan apa-apa. kau tampak begitu cuek, aku pun begitu. tak ada rasa aneh. sungguh! tak ada rasa yang aneh.

lama, kita sering bertemu, berpapasan. aku mulai penasaran. siapa kamu? kenapa kau selalu tertanggap di pandanganku? ada apa? dan secara tiba-tiba ada rasa aneh yang muncul begitu saja. apa??

aku coba mendekatkan diri, mencari tau siapa dirimu. mencari tau rasa aneh apa ini. apa aku jatuh cinta? ah.. kurasa tidak! mungkin ini hanya rasa aneh yang melintas. dan kufikir rasa aneh ini akan hilang dengan sendirinya. tanpa kau ketahui.

semakin lama, kenapa rasa aneh ini tidak kunjung hilang? aku masih ragu dengan rasa aneh ini. hey tuan! bantu aku mengartikan rasa ini. rasa aneh ini! ini kan cinta? mungkinkah? hmm mungkin saja, karena setiap sosokmu tertangkap di mataku, jantung ini selalu berdegup lebih kencang, lebih menggebu dan seakan memburu, selalu cepat. 

aku coba memberi signal. ini lucu, terdengar aneh. namun signal itu tak kau tanggap sedikit pun. aku coba beri tanda yang lain , mungkin saja kau sadar, tapi seakan tanda itu menguap begitu saja tak berbekas. ayolah tuan!! 

ini rasa aneh yang tertuju padamu. jelaskan padaku!! kalau bukan cinta, rasa aneh apa ini?


Rabu, 08 April 2015

Buat lo yang selalu ada di ruang abu-abu gue


Halo? Masih aja ada di situ? Kenapa?  lo ga capek?? Hampir 2 tahun lo ada disini, ya disini! Di ruang abu-abu gue. Mungkin ini ga adil. Jelas, ga adil banget buat gue. Kenapa? Gue juga ga ngerti kenapa. Dan kenapa juga udah hampir 2 tahun ini Cuma lo yang ada di ruang abu-abu gue?? Ini terdengar lucu tuan. lo yang selalu diam, selalu tak pernah ada tanggapan masih saja bertahan disini, di sisi lain hati gue. Segala cara gue lakuin buat ngilangin lo dari benak gue, dari ruang abu-abu gue terutama dari hati gue. Semua usaha buat nyadarin lo udah hilang, atau malah udah musnah ga tersisa. Putus asa, itu yang gue rasain saat liat lo. Gue berharap ga pernah liat lo lagi untuk janga waktu yang lama.  
Ingat, disaat gue berusaha mendapatkan sesutau dari lo? Semua usaha, semua tanda yang gue kasih ga terlalu ngefek di lo. Astaga!! Kenapa ga ada abisnya si kalo ngomongin tentang lo!! Gue kesel ! tapi ga tau harus lampiasin kekesalan gue ke siapa. Gue marah! Tapi seharusnya gue ga berhak buat marah. Gue ga bisa paksa lo buat suka apalagi sayang sama gue. gue…
Gue Cuma pengen lo tau kalo di sini ada orang yang sayang sama lo, sebegitunya sayang sama lo. itu bukan pertanyaan tapi pernyataan yang harus lo tau. Apa lo tau? Atau belum tau sama sekali atau yang paling parah lo tau  tapi lo berusaha ga mau tau tentang perasaan gue?? mungkin lo tipikal orang yang suka dikejar, tapi apa lo tau rasa lelah mengejar??? Dan gue takut, karna lo keasikan merasa dikejar lo ga sadar kalo gue udah jauh ketinggalan di belakang dan berhenti buat ngejar lo. Semua bakal ada waktunya.
Kaki gue udah ga sanggup buat ikutin langkah lo, kaki gue udah ngeluh dan minta istirahat, membiarkan lo pergi lebih jauh dan bener-bener ninggalin gue di belakang, tapi hati gue ga mau nyerah, hati gue tetep kekeh mau ikutin lo. sinkronkah? Tidak! raga memilih untuk pergi tapi hati engga. Gue rasa gue adalah cewek bodoh yang terus menerus berusaha untuk lo. Gue rasa gue adalah cewek bodoh yang terus menerus berharap gue bakal ada di sisi hati lo yang lain. Ekspentasi yang gue miliki berbeda jauh sama relitanya. Angan angan yang gue bangun sangat sangat berbeda dengan realitanya.
Seharusnya lo ga pantes buat dapet rasa sayang sebegitunya tuan! Karna lo ga berusaha menghargai apa yang orang lain kasih dan siapkan buat lo. Lelah selalu ada di belakang lo.lelah ngeliat lo yang selalu ada di ruang abu-abu gue.  

tertanda pemilik ruang abu-abu

Jumat, 05 Juli 2013

Penyesalan~


Semua orang pasti pernah merasakan rasa menyesal. Entah itu hanya menyesal untuk sementara waktu atau menyesal untuk selamanya...

  Seperti biasa, kau menunggu ku di depan pintu gerbang sekolah, dengan sabar kau menunggu ku di sana. Berulang kali kau melihat ke arah jam, lalu ke sekolah bagian dalam. " Lama ", kau mengumpat dalam hati. namun entah kenapa kau masih sabar menunggu ku di depan pintu gerbang. Sudah lama kau menunggu, aku pun datang. senyum yang lebar sudah mengembang di bibir mu setelah melihat sosok ku yang datang dari dalam gedung sekolah."Lama?" kata mu, manum aku hanya menjawabnya singkat. " ya ". " kok ya ? " kau mulai heran. aku tetap menjawab singkat " ga papa". akhirnya kau memilih diam dan mengajak ku pulang.

Tidak hanya menunggu, entah kenapa kau begitu sabar menghadapi sikap ku ini. atau karna memang itu sifat mu? entah lah. Sering kali, aku bersikap acuh tak acuh terhadap mu, manun kau teap sabar dengan keadaan ini. egoku yang terlalu besar. rasa sombong ku yang terlalu mengebu-gebu tidak membuat mu pantang menyerah dan pergi meninggalkan ku, kau masih tetpa sabar dan terus sabar menghadapi sikap ku ini.


suatu hari kau mengajak ku ke taman untuk duduk sambil menghirup udara segar. aku menolak dengan seribu alasan, tapi kau memohon dengan sedikit memaksa agar aku mengikuti mau mu. dan akhirnya aku kalah, ku ikuti mau mu. Di taman yang tidak terlalu ramai itu kau mengajakku duduk di salah satu bangku. Tepatnya di bawah pohon yang besar dan rindang.  Ku hirup udara sejuk di taman itu sambil makan es krim yang kau beri, cukup lamakita duduk di bangku itu, sampai akhirnya kau menggenggam tangan ku dan berkata, “ aku lelah “. “ Lelah ? ” wajahku menunjukan ekspresi heran. Kau tetpa dengan eskpresi wajahmu yang redup. “ ya, aku lelah. Lelah dengan semua ini “ lanjut mu.  Aku masih dengan ekspresi heranku. “ maksudmu ? “, kau melepaskan genggaman mu dan menghela nafas. “ Aku lelah dengan sikapmu yang terlalu cuek dang a mau tau itu “. Aku mengerutkan dahi. “ Lantas, kenapa kau bertahan sampai sejauh in? “, kau menjawab dengan nada tinggi “ Karna aku saying kamu!! “. Aku terdiam sejenak, dan bertanya lagi “ dan sekarang? “. “aku lelah “ aku menghela nafas lagi. Hening… sekarang keadaan menjadi hening, sampai kau memecahkan keheningan itu dengan suaramu. “ sebaiknya kita akhiri saja hubungna ini, aku rasa kau bahagia dengan keputusan ini “. Aku masih terdiam, tidak merespon, malah melamun. “ ve? “ kau memanggilku. “ hmm? ”. hening… keadaan kembali hening.

 Dan aku pun bangkit dari tempat duduk. “ kalau memang itu yang terbaik dan itu yang kau mau, ya.. kita akhiri hubungan ini, kita putus “. Aku pergi meninggalkan mu begitu saja dan kau hanya terdiam di tempat duduk. Aku menyusuri jalan setapak di taman itu dengan melamun. Banyak pertanyaan di kepalaku. Kenapa begini? Kenapa dengan ku? Kenapa aku begitu tega?. Aku terus berjalan menuju rumah. Di tengah perjalanan pulang, hujan pun turun. Entah kenapa aku tak memperdulikan air hujan yang turun membasahi seluruh tubuh ku. Aku tetap berjalan menuju rumah.


Seminggu…, sebulan…, sudah terasa hal yang begitu berbeda. Sekarang tidak ada lagi sesosok yang setia berdiri menunggu ku di depan pintu gerbang. Sekarang tidak ada lagi sesosok yang mengajak ku pergi ke taman atau pun mengucapkan selamat pagi kepada ku. Kenapa? Rasa sesal ini begitu dalam? :”(


Terlalu bodoh untuk aku sadari. Bahwa seharusnya dulu aku tidak menyia-nyiakan mu. seharusnya kuberikan seluruh waktuku saat ada kesempatan. Menerima semua ajakanmu dengan senang hati.dan karna kesombonganku, karna keegoisanku membuat lelaki sekuat dirimu pergi meninggalkanku. Kini aku tak bisa berbuat apa-apa dan aku tak bisa membereskan kekacauan ini.
Meski sakit rasanya, aku yang pertama akui bahwa aku salah. Aku tau semua ini sudah terlambat. Aku mencoba untuk meminta maaf. Aku tau tak kungkin mudah bagimu. Namun aku hanya ingin kau tau saja.


Sekarang ku lihat kau telah bersamanya. Ku lihat kau bahagia bersamanya. Dia adalah wanita beruntung. Kuharap dia tak melakukan hal bodoh yang pernah ku lakukan dulu. Menyia-nyiakan orang yang begitu sayang kepadaku. Ku harap dia dapat memberikan perhatian yang selayaknya kau dapatkan. :’) memberikan waktunya saat dia punya kesempatan. Ku harap dia menerima ajakanmu kemana saja dengan senang hati.


Kuharap dia melakukan hal yang seharusnya dulu kulakukan.
Disaat aku masih menjadi kekasihmu.
Ya.. saat aku masih menjadi kekasihmu…

        Bruno mars ~ When I Was Your Man



Kamis, 30 Mei 2013

Secret Admirer :)

Percaya ga percaya inilah secret admirer, yang pagi-pagi kerjaanya sibuk nyariin seseorang yang bisa membuat hatinya dag dig dug...

dimana clingak clinguk nyariin, mana si? mana? dan saat udah liat dia dateng, tiba-tiba sumringah lebar banget. dimana kita mesem-mesem sendiri di dalm kamar saat membayangkan parasnya. dimana kita galau karena dia ga peka-peka.

jadi secret admirer itu bahagianya di buat sederhana banget, tinggal cari dia, perhatiin dia sampe puas, and finis. hati uda bisa berbunga-bunga. tapi galaunya secret admirer itu sangat di permudah juga. dengan kita tau dia lagi dekat dengan seseorang dan seseorang itu bukan kita. em... ya gitu deh rasanya. serasa dunia mau runtuh. 


secret admirer itu adalah pekerjaan yang mudah, secret admirer itu pekerjaan yang mulia loh.. jadi secret admirer itu susah-susah gampang. dimana kita pura-pura ga tau, dimana kita pura-pura bego, pura-pura lugu cuma bat dapetin perhatian dari dia aja. kadang secret admirer itu pinter dan kadang juga bodoh. sangking bodohnya seorang secret admirer, mereka ga pernah berani  buat ungkapin perasaannya. lama-lama bisa meledak tu perasaan. ada yang meledak buat diungkapin ada juga yang meledak cuma jadi tangisan doang. 


hm..... pokoknya jadi secret admirer itu hal yang mulia :) yang mulia.. mulia..:D

jadi secret admirer itu menarik... :)

jadi secret admirer itu menegangkan.... '~'

jadi secret admirer itu sesuatu... ^^

jadi secret admirer itu asik.... :D

terkadang seorang secret admirer itu adalah pendosa. mereka berdoa kepada Tuhan. "bila ia jodohku, maka dekatkanlah ya Tuhan. tapi bila dia bukan jodohku, jodohkanlah ya Tuhan". nah, ini kan ga tau diri banget namanya --". tapi jadi secret admirer itu menyenangkan.  sungguh ini bukan fiksi belaka. sungguh ini nyata :) dan benar adanya :) :)




Selasa, 28 Mei 2013

Haruskah Kita Seperti Ini?

Aku masih bertanya-tanya, masih banyak pertanyaan di benakku, kenapa harus begini? adakan jalan keluar? mengapa kita harus terjebak di lingkaran yang tak ada ujungnya? semua pertanyaan itu muncul begitu saja di benak ini.


Apa mungkin aku yang terlalu berlebihan? ketakutan yang aku rasakan terlalu berlebihan? entahlah. kau masih tetap erat menggenggam tangan ku, seakan tak mau kehilanganku. tatapan matamu benar-benar dalam. tolong! jangan kau buat aku jatuh semakin dalam lagi, sudah begitu banyak hal-hal manis yang kita lewati. apakah semua ini harus berakir?


semakin lama semakin erat genggaman tanganmu. apa kau tak tau, betapa sesak yang kurasa. betapa berat hati untuk melepasmu pergi. takdir yang sudah ada tak mungkin kita ubah.


tolong! jangan membuat perasaan ini semakin melekat di dirimu. bantulah aku agar dapat rela untuk melepasmu pergi. haruskah kita seperti ini? haruskah berakhir karena terpaksa, haruskah berakhir karena perbedaan?!.


Bolehkah aku anggap ini tidak adil?? tuhan memperrtemukan kita, tapi mengapa kita berbeda? apakah perbedaan ini bisa di benggakan? Tolonglah! jangan biarkan kita jatuh terlalu jauh didalam dosa yang terindah ini.


Haruskah Kita Seperti Ini??

Haruskah Di Persimpangan Jalan Kita Berpisah??

Sudah berapa lama kita jalin hubungan ini? entahlah, aku tak sempat memikirkannya, setiap kali aku memikirkannya kepalaku terasa begitu sakit,dadaku sesak seperti tidak ada udara yang melintas di paru-paru.


Kita menjalin hubungan yang kufikir tidak akan ada ujungnya. seolah-olah kita masuk di dalam lingkaran yang memang tak ada ujungnya dan kita terjebak di dalamnya. itu mengenaskan.


ku pandangi kau dalam-dalam, memang tak ada keraguan di dalam matumu, kau nampak serius menjalani semua ini.tapi apa kau sadar? ada tembok yang begitu tinggi menghalangi kita.menghalangi cinta kita.menghalangi mimpi-mimpi indah kita tentang masa depan?!.


Kita memang beda jalan.kau dan aku tau itu.tapi cinta kita satu arah. satu haluan dan satu tujuan. ini kah resiko yang harus kita tanggung? aku masih bingung dengan pertanyaan ini.  Tuhan memang arsitek yang mahir. Ia satu-satunya arsitek yang baik. semua yang Ia gariskan kita jalani dengan baik. Tapi mengapa kita harus berbeda?


Cepat atau lambat  persimpangan jalan itu semakin terlihat jelas. ketika waktu mendesak dan memaksa kita untuk cepat mengambil jalan di persimpangan jalan itu. rasa ketakutan yang ada di dalam hati semakin membabibuta, dan apakah rasa ketakutanku ini adalah ketakutanmu juga?


aku selalu mempermasalahkan perbrdaan kita ini. tapi kau selalu dengan cepat menangkis semua ucapanku tentang perbedaan kita. "kita jalani dulu aja yang ada" kau selalu berkata seperti itu. tidak taukah kamu? semakin lama rasa sayangku semakin besar dan rasa ketakutanku semakin meraja di hati dan akhirnya aku sulit untuk merelakan mu pergi. walaupun kenyataannya aku harus melepaskan dan merelakan kamu pergi.


Aku tak bisa bayangkan bagaimana nanti bila tidak ada lagi sesosok orang yang selalu tersenyum di sempigku. sekarang aku terdiam sendiri disini.dan berfikir. terus berfikir keras.


Haruskah Di Persimpangan jalan Kita Berpisah??