Haruskah Di Persimpangan Jalan Kita Berpisah??
Sudah berapa lama kita jalin hubungan ini? entahlah, aku tak sempat memikirkannya, setiap kali aku memikirkannya kepalaku terasa begitu sakit,dadaku sesak seperti tidak ada udara yang melintas di paru-paru.
Kita menjalin hubungan yang kufikir tidak akan ada ujungnya. seolah-olah kita masuk di dalam lingkaran yang memang tak ada ujungnya dan kita terjebak di dalamnya. itu mengenaskan.
ku pandangi kau dalam-dalam, memang tak ada keraguan di dalam matumu, kau nampak serius menjalani semua ini.tapi apa kau sadar? ada tembok yang begitu tinggi menghalangi kita.menghalangi cinta kita.menghalangi mimpi-mimpi indah kita tentang masa depan?!.
Kita memang beda jalan.kau dan aku tau itu.tapi cinta kita satu arah. satu haluan dan satu tujuan. ini kah resiko yang harus kita tanggung? aku masih bingung dengan pertanyaan ini. Tuhan memang arsitek yang mahir. Ia satu-satunya arsitek yang baik. semua yang Ia gariskan kita jalani dengan baik. Tapi mengapa kita harus berbeda?
Cepat atau lambat persimpangan jalan itu semakin terlihat jelas. ketika waktu mendesak dan memaksa kita untuk cepat mengambil jalan di persimpangan jalan itu. rasa ketakutan yang ada di dalam hati semakin membabibuta, dan apakah rasa ketakutanku ini adalah ketakutanmu juga?
aku selalu mempermasalahkan perbrdaan kita ini. tapi kau selalu dengan cepat menangkis semua ucapanku tentang perbedaan kita. "kita jalani dulu aja yang ada" kau selalu berkata seperti itu. tidak taukah kamu? semakin lama rasa sayangku semakin besar dan rasa ketakutanku semakin meraja di hati dan akhirnya aku sulit untuk merelakan mu pergi. walaupun kenyataannya aku harus melepaskan dan merelakan kamu pergi.
Aku tak bisa bayangkan bagaimana nanti bila tidak ada lagi sesosok orang yang selalu tersenyum di sempigku. sekarang aku terdiam sendiri disini.dan berfikir. terus berfikir keras.
Haruskah Di Persimpangan jalan Kita Berpisah??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar